Kemendikdasmen Siapkan Revitalisasi SDN Tanggirejo Grobogan yang Rusak Sejak Januari
Oleh: Administrator
Sunday, 26 July 2026 13:59
63 kali dibaca
Foto: KabarGrobogan/Redaksi
GROBOGAN – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat untuk menanggulangi kerusakan fasilitas di SDN Tanggirejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang telah dialami sejak Januari 2026. Sekolah tersebut kini resmi dimasukkan ke dalam daftar prioritas utama program revitalisasi tahun ini.
Untuk mempercepat perbaikan, Kemendikdasmen terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, kepala sekolah setempat, hingga Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan agar proses penanganan dapat segera berjalan.
"Kami terus berkoordinasi dengan kepala sekolah, dinas pendidikan, serta BBPMP Jateng agar revitalisasi SDN Tanggirejo bisa segera direalisasikan," ujar Gogot dalam keterangan resminya, Jumat (24/7).
Sebagai langkah nyata berikutnya, pihak Kemendikdasmen akan mengundang Kepala SDN Tanggirejo ke Jakarta guna menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi. Setelah penandatanganan PKS, perbaikan gedung sekolah akan segera dieksekusi sesuai prosedur program pemerintah.
Masuk Kategori Prioritas Utama 2026
Gogot menjelaskan bahwa SDN Tanggirejo memenuhi kriteria sasaran utama program revitalisasi 2026. Terdapat tiga kategori prioritas pemerintah tahun ini, yaitu:
1. Sekolah yang terdampak bencana alam.
2. Sekolah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
3. Sekolah yang mengalami kerusakan fisik tingkat berat.
Program ini dirancang untuk membenahi sarana dan prasarana yang rusak agar para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman dan layak. Tak sekadar perbaikan fisik, Kemendikdasmen berharap peremajaan gedung ini mampu mendongkrak semangat belajar siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Target Nasional 71 Ribu Sekolah
Perbaikan SDN Tanggirejo merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah dalam merenovasi fasilitas pendidikan nasional. Sepanjang tahun 2026, pemerintah menargetkan revitalisasi bagi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, mulai dari jenjang TK hingga SMA.
Untuk mempercepat perbaikan, Kemendikdasmen terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, kepala sekolah setempat, hingga Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan agar proses penanganan dapat segera berjalan.
"Kami terus berkoordinasi dengan kepala sekolah, dinas pendidikan, serta BBPMP Jateng agar revitalisasi SDN Tanggirejo bisa segera direalisasikan," ujar Gogot dalam keterangan resminya, Jumat (24/7).
Sebagai langkah nyata berikutnya, pihak Kemendikdasmen akan mengundang Kepala SDN Tanggirejo ke Jakarta guna menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi. Setelah penandatanganan PKS, perbaikan gedung sekolah akan segera dieksekusi sesuai prosedur program pemerintah.
Masuk Kategori Prioritas Utama 2026
Gogot menjelaskan bahwa SDN Tanggirejo memenuhi kriteria sasaran utama program revitalisasi 2026. Terdapat tiga kategori prioritas pemerintah tahun ini, yaitu:
1. Sekolah yang terdampak bencana alam.
2. Sekolah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
3. Sekolah yang mengalami kerusakan fisik tingkat berat.
Program ini dirancang untuk membenahi sarana dan prasarana yang rusak agar para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman dan layak. Tak sekadar perbaikan fisik, Kemendikdasmen berharap peremajaan gedung ini mampu mendongkrak semangat belajar siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Target Nasional 71 Ribu Sekolah
Perbaikan SDN Tanggirejo merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah dalam merenovasi fasilitas pendidikan nasional. Sepanjang tahun 2026, pemerintah menargetkan revitalisasi bagi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, mulai dari jenjang TK hingga SMA.
Berita Terkait
Populer Hari Ini
Senator Riau K.H. Muhammad Mursyid Temui Pimpinan Pesantren Tahfiz Sains Al-Azhar Addauly, Serap Aspirasi Infrastruktur dan Legalitas Tanah
Grobogan
26 Jul 2026
Konten Berujung Pidana: Kreator Asal Grobogan Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka
Grobogan
22 Apr 2026
Rupiah Terkapar: Kedigdayaan Dolar AS Paksa Mata Uang Garuda "Tiarap" ke Level Terendah
Grobogan
24 Apr 2026